Telusur Jejak Sejarah Lambang Daerah Kota Pontianak
Kabag Hukum Setdako Pontianak Ferry Abdi yang didampingi Dokumentalis Hukum I.Noviansyah berinisiatif untuk menelusuri sejarah lambang daerah Kota Pontianak bersama sejarawan Bapak Syafaruddin Daeng Usman MHD, S.Pd, SH, MH pada Kamis 8 Mei 2025. Pada diskusi penelusuran tersebut telah memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang makna, simbol dan evolusi lambang daerah Kota Pontianak. Di mana sejarawan dapat memberikan perspektif historis, sosial dan budaya yang lebih luas terkait lambang daerah termasuk asal-usulnya, perubahan yang dialami dan relevansinya dengan sejarah daerah.
Berikut adalah beberapa hal yang dapat dipelajari dari penelusuran sejarah lambang daerah Kota Pontianak dengan sejarawan Syafaruddin Daeng Usman MHD, S.Pd, SH, MH :
- Asal-Usul dan Makna Lambang:
Beliau membantu mengungkap asal-usul lambang daerah Kota Pontianak, termasuk sumber inspirasi, simbol-simbol yang digunakan dan makna yang ingin disampaikan.
Misalnya, lambang daerah Kota Pontianak berbentuk Lambang berupa bulatan Kubah. Pada sisi sebelah kanan 23 lembar daun Karet dan di sisi kiri 10 lembar daun Kelapa. Di antara daun-daun tersebut menyinar dari bawah ke atas 5 sinar dan pangkal sinar ditulis angka 1771. Di tengah-tengah melintang garis Khatulistiwa di atas sungai bercabang tiga. Tulisan Kota Pontianak membentang dari pangkal daun Karet sampai kepangkal daun Kelapa.
Bentuk dari keseluruhan Lambang Daerah ialah bulatan Kubah bertumpu pada pita bertulisan 'Kota Pontianak' yang berarti Kota Pontianak didirikan dengan ditandai berdirinya Masjid, sebagai lambang Keagungan Tuhan Yang Maha Esa.
- Perubahan dan Evolusi:
Sejarah lambang daerah seringkali mencerminkan perubahan politik, sosial, dan budaya yang terjadi di daerah tersebut. Sejarawan dapat menjelaskan bagaimana lambang daerah telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu dan apa yang menyebabkan perubahan tersebut.
- Relevansi dengan Sejarah Daerah:
Lambang daerah dapat memberikan wawasan tentang sejarah daerah, termasuk nilai-nilai, tradisi, dan peristiwa penting yang pernah terjadi. Dengan mempelajari lambang daerah, kita dapat memahami lebih baik bagaimana sejarah membentuk identitas dan karakter daerah tersebut.
- Peran Lambang dalam Masyarakat:
Sejarawan dapat menjelaskan bagaimana lambang daerah digunakan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat misalnya sebagai simbol identitas, alat propaganda atau bagian dari upacara dan tradisi.
- Dampak Lambang pada Budaya dan Seni:
Lambang daerah seringkali memiliki pengaruh besar pada budaya dan seni daerah, misalnya dalam bentuk ukiran, lukisan, atau busana tradisional. Sejarawan dapat menjelaskan bagaimana lambang daerah memengaruhi perkembangan seni dan budaya daerah.
Dengan menelusuri sejarah lambang daerah Kota Pontianak bersama sejarawan Syafaruddin Daeng Usman MHD, S.Pd, SH, MH, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif dan mendalam tentang lambang tersebut serta perannya dalam sejarah, budaya dan identitas daerah.